13 Okt 2026
Kembali ke Terkini & Publikasi
Kunjungi Link Sumber
Artikel
29 Agustus 2026
Nilai Ekonomi Karbon (NEK): Peluang Tambahan Pendapatan Bagi Kelompok Tani Hutan Sumsel
R
Dikemukakan / Penulis
Rina Wijaya, S.E., M.Si (Analis Kemitraan & Investasi Hijau GIS)
Sumber Informasi
Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH)
"Perdagangan karbon hutan bukan sekadar wacana global, melainkan potensi ekonomi nyata yang dapat langsung dinikmati kelompok tani di tingkat tapak jika dikelola secara transparan."
Dengan berlakunya Peraturan Presiden tentang Nilai Ekonomi Karbon, Indonesia berada di posisi strategis. Bagi Sumatera Selatan yang memiliki kawasan perhutanan sosial dan hutan adat yang terverifikasi, peluang ini dapat membiayai sarana desa dan kesejahteraan petani.
Yayasan GIS berkomitmen mendampingi kelompok tani dalam perhitungan stok karbon (carbon stock accounting) dan memastikan prinsip bagi hasil yang adil (benefit-sharing mechanism) tanpa mengorbankan kedaulatan warga atas lahannya.