Sejarah GIS
Lahirnya GIS: Dari Kepedulian Ekologis Batanghari Sembilan ke Aksi Nyata Muara Enim
Perjalanan Yayasan Green Invite Sembilan (GIS) berawal dari kesadaran mendalam akan pentingnya pelestarian ekosistem dan lingkungan hidup di Sumatera Selatan, khususnya di kawasan Kabupaten Muara Enim. Terinspirasi dari filosofi luhur Batanghari Sembilan—sembilan anak sungai utama yang mengaliri bumi Sriwijaya—GIS hadir sebagai simbol gerakan kepedulian lingkungan yang terus mengalir sejauh aliran sungai.
Didirikan secara resmi pada tahun 2023 di Kabupaten Muara Enim dengan Akta Pendirian Notaris Eka Octha Reza, S.H., M.H., M.Kn. No. 07 Tahun 2023 dan Pengesahan KEMENKUMHAM AHU-0005984.AH.01.04 Tahun 2023, GIS memfokuskan aksi nyata pada isu-isu krusial daerah: penanganan krisis iklim, pengelolaan sampah dan pendaurulangan limbah, konsolidasi perhutanan sosial, serta perlindungan kawasan resapan air hulu hingga hilir.
Melalui sinergi multipihak yang menggandeng pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas lokal, GIS berkomitmen menjadi katalisator pembangunan hijau yang berkeadilan dan berkelanjutan untuk generasi hari ini dan generasi yang akan datang.